Kumpulan Artikel Menarik, Wajib Dibaca, Jangan Lupa Dishare :)

Siapa yang tak kenal dengan Tukul Arwana, hampir semua orang di Indonesia tahu siapa itu tukul Arwana. Ya, pelawak yang ngetop lewat acara Empat mata dan Bukan empat mata itu adalah salah satu pelawak yang paling sukses di dunia pertelevisian Indonesia. Celotehan dan celetukan spontanya sering membuat banyak orang taerpingkal-pingkal, kemampuan melawaknya yang sangat baik dan komunikatif membuatnya menjadi artis terkenal yang mempunyai penghasilan jutaan rupiah.

https://i0.wp.com/www.rujakmanis.com/gallery2/d/6415-1/tukulebi_285.JPG

Tapi siapa sangka, dibalik kesuksesanya kini, tukul ternyata pernah mengalami hidup yang sangat menderita. Tukul benar-benar berjuang dari titik yang terendah sebelum akhirnya mencapai kesuksesanya. Terlahir pada tanggal 16 oktober 1963 di Purwosari semarang dan dengan nama asli Riyanto. Tukul kecil tumbuh menjadi remaja yang perinagn dan humoris, namun sakit-sakitan, setelah namanya ditambahi dengan Tukul (menjadi Tukul Riyanto), ia pun mulai jarang sakit-sakitan, setelah itu, iapun kemudian akrab dipanggil dengan nama Tukul.

Tukul sudah pandai melawak sejak kecil, tercatat ia banyak menjuarai berbagai lomba lawak baik di tingkat daerah maupun tingkat provinsi. Putra ketiga dari pasangan Abdul Wahid dan almarhumah Sutimah ini memang sudah menjalani hidup yang sederhana, bahkan untuk membiayai biaya sekolahnya, ia harus bekerja membanting tulang. Ia sempat menjadi sopir dan pengantar gas Elpiji.

Di tahun 1992, atas ajakan kedua orang temanya yaitu Joko Dewo dan Tony Rastafara, Tukul ikut merantau ke jakarta, Di perantauan, Tukul dan kedua orang temanya berjuang untuk mencukupi hidup mereka, untuk makan dan membayar Kontrakan. Di masa perantauan ini pulalah Tukul menikah dengan wanita padang bernama Susiana yang kini lebih dikenel dengan nama mbak Susi Similikit. Ia dikaruniai 2 orang anak perempuan dan laki laki. Perempuan bernama Novita Eka Afriana dan yang kecil bernama Wahyu Jovan Utama.

http://justnurman.files.wordpress.com/2009/06/tukul-arwana.jpg
Nasib mujur Tukul semakin membaik ketika ia diajak dalam produksi Lenong Rumpi oleh Ramon Tommybens. Titik balik kariernya pun mencuat ketika menjadi pendamping Joshua di video klip “Air” dengan iKon diobok-obok-nya sekitar tahun 1997.

Nama Tukul Arwana semakin melambung ketika dipercayai untuk menjadi pembawa acara acara musik “Aduhai” di TPI serta acara “Dangdut Ria” di Indosiar. Saat ini, namanya kian melesat ketika TV7 (kini Trans7) mempercayakannya menjadi pembawa acara talk show Empat Mata (Kini Bukan Empat Mata). sejak itulah nama Tukul Arwana mulai dikenal luas oleh masyarakat. Order pun mulai berdatangan baik sebgai pelawak, maupun sebagai presenter.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: